Event HAAJ

d 2nd Line


Laporan dari d 2nd Line…
I. Pertemuan kedua di bulan januari :
Sabtu, 27 Januari 200717.00 WIBC (Waktu Indonesia Bagian Cikini)
Acara : pertemuan rutin setiap sabtu sore
tema : “Matahari sebagai bintang”
Pemateri : Fathia “Little Star
Profil : mahasiswa tingkat 3, mengambil jurusan Fisika Universitas Indonesia. Telah bergabung dengan HAAJ sejak kelas 1 SMA. Mempunyai ketertarikan dengan astronomy sejak Tuhan mengijinkan Tya nongol ke bumi ^^.
— Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan bumi, begitulah kira-kira Tya mengawali kelas sore ini yang dihadiri oleh old comer, new comer, dan eh Bapak penasehat HAAj (p’Wid ‘n P’Yoga) juga ikut menghadiri presentasi Tya sore ini. Xixixixi…semoga saja Tya gak seperti sedang disidang — gak khan…?!Lagipua sore ini Tya punya asisten kok, assistem pembicara ini sungguh luar biasa, masih kelas 5 SD ^^, Dino namanya. Yups..untuk saat ini, Dino adalah anggota terkecil di HAAj. Kalo gak salah, Dino gabung ma HAAJ sejak kelas 2 SD deh…pyuuuf… Dino adalah “recehan” yang tersisa, soalnya kakak-kakaknya yang receh-receh sekarang udah pada menginjak remaja, jadi udah gak pantes lagi disebut receh. –receeeeh?!HAAj memberikan penghargaan kepada anggota yang berusia selevel SD dengan istilah “recehan”.
— ngegosipin matahari ternyata gak ada habisnya ya…, mulai dari kapan lahirnya matahari, fakta tentang matahari — kalo diibaratkan nie…massa dari planet-planet, asteroit, dan anggota tata surya lainnya selain matahari dikumpulin ternyaata wahai pembaca… hanya 1 % nya dari massa matahari, Ck…ck..ck..sebegitu besarnyakah matahari kita ini?!! Eh, ternyata menurut data yang disampaikan pemateri, matahari kita adalah matahari yang sangat biasa, dengan energi yang biasa pula– (waah gak habis-habis deeh)…yang kita biacarakan sampai dampak gejolak di permukaan matahari terhadap kita di bumi yang memiliki jarak sejauh 1 AU atau setara dengan kurang lebih 150 juta km.
Ee…pernah iseng ngeliat matahari gak?!?!! Poko’e saran kita nie (lebih tepatnya saran dari ahli mata) jangan coba-coba deh… ngeliat matahari only used nakedeye. wah..wah…bisa belekan yang sangat-sangat parah lho… lagian kata Dino, kalo mau ngamat matahari lewat teleskop harus pake filter, kalo gak, bisa buta. Tuuuh…anak kecil aja tahuuu…^^.
Ngomong-ngomong tentang filter, mas Yan (paketu) sempet juga nambahin info tentang filter matahari yang ternyata macem-macem dan masing-masing memiliki keunggulan beda-beda . Nie…buat kamu-kamu yang suka motret, dan sekali-kali pingin motret sang dewi Siang, untuk hasil yang oke pake filter ND5 ya, katanya seh, filter ini bisa mengurangi intensitas radiasi matahari. Biasanya filter ini akan menghasilkan citra matahari b’warna rada oranye (tulis: orange) –trus katanya hasil potretnya akan lebih bagus.
Ada juga filter yang bikin penampakan matahari berwarna putih, nama filternya hidrogen-alpha atau H-alpha. Filter yang memiliki klasifikasi H-alpha ini katanya gak begitu bagus untuk photografi, soalnya yang disaring panjang gelombang alpha yang gak gitu peka jika ditangkep lens (…hem…tul gak ya?!) kkk (jika ada revisi, langsung beri komentar saja ya…mercy!!!)
— setelah session tanya jawab, break time lalu dilanjutkan nonton fim “The Sun”
— sedikit sosialisa kegiatan HAAJ dan pulaaang…tepat jam 20.00 WIBC (buat yg mau pulang)–buat yg gak…we still have story that we wanna report in to you.
II. rencananya nginep mau motret dewi malam yang sedang gibouss, eh…kok malah….
Beberapa crew HAAJ dr d 2nd Line, berniat mo nginep malam ini di Planetarium. Gaak lengkap seeh personilnya, soalnya beberapa ada yang sedang tugas negara di MAN 4. Qt berencana mo motret bulan– alat-alat yang telah dipersiapkan (webcam Logitech, teleskop meade, dan notebook). Unfortunately, sang dewi malam tertutup awan alwes nie…waduuuh, akhirnya yang kepotret maaaah… bukan bulannya, tapi…

xixixixxi….cuma numpang nampang doang …

:(diambil pake webcam yang sudah ada di notebook plus fasilitas s/w PhotoBooth)

here ar our action dengan segala pose:

next time, we will publish outer spaces pictures that we took deeeh…


1 Comment on d 2nd Line

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *