kegiatan

Earth Hour 2012


Earth Hour 2012

Sabtu, 31 Maret 2012, Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) turut serta memeriahkan hari bumi (Earth Hour) yang diselenggarakan di Central Park. Tidak hanya HAAJ, beberapa komunitas juga turut serta dalam acara tersebut. HAAJ mengambil salah satu tempat di sudut taman di dekat panggung utama dengan dua buah teleskop yang sudah disiapakan untuk siapapun yang ingin mengamat langit malam di tengah-tengah kemeriahan peringatan hari bumi di Tribecca, Central Park.

Apa saja yang bisa dilihat di langit pada malam itu? Dua buah teleskop didirikan untuk mengamati Bulan dan planet Mars. Keberadaan teleskop ternyata mengundang banyak perhatian pengunjung yang datang ke acara tersebut. Satu per satu pengunjung mulai berdatangan menghampiri tim HAAJ dengan rasa penasarannya.

Teleskop Sky Watcher diarahkan untuk mengamati planet Mars, sedangkan teleskop Vixen Porta dirahkan untuk mengamati Bulan. Dalam waktu beberapa menit, antrian panjang sudah berada di masing-masing teleskop. Antusiasme dan rasa penasaran terlihat di setiap wajah pengunjung yang ingin mengamati. Setiap pengunjung rela mengantri panjang dari satu teleskop ke teleskop lain untuk melihat Mars dan Bulan yang pada malam itu berada pada fasa setengah awal. Bukan komentar biasa yang mereka lontarkan, melainkan ungkapan menarik atas kekaguman mereka saat melihat objek langit tersebut dengan menggunakan teleskop.

Di acara Earth Hour ini, lampu dimatikan selama 1 jam dari pukul 20.30 – 21.30 WIB. Pada saat beberapa lampu di sekitar area Tribecca dimatikan di jam tersebut, beberapa objek langit seperti bintang yang semula tidak terlihat menjadi lebih jelas terlihat dengan mata telanjang. Ternyata polusi cahaya memang sangat mempengaruhi pengamatan yang cukup menghalangi batas pandang kita terhadap benda-benda langit di malam hari. Suka cita kami yang merayakan Earth Hour disambut pula oleh bintang-bintang, bulan dan planet yang bisa terlihat pada malam itu.

Penghematan energi untuk menjaga bumi kita itu memang perlu dilakukan. Bukan hanya menyelamatkan bumi, namun juga menyelamatkan kita sebagai penghuni bumi, dan menyelamatkan langit kita dari polusi cahaya.

Save our Earth from waste of energy, save our Sky from light pollution!



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.