Fenomena Langit

Konjungsi Bulan-Jupiter


Semoga malam ini cuaca cerah ya! 🌟
Supaya kita berkesempatan melihat posisi bulan sabit muda dan jupiter saling berdekatan di kubah langit.

Fenomena ini disebut konjungsi, di mana puncaknya pada pukul 22:13 WIB bulan dan jupiter akan berada pada ascensiorecta yang sama.
Yang sudah pernah ikut pertemuan rutin tentang Tata Koordinat Benda Langit pasti sudah tahu ya istilah ascensiorecta. 😅

Hal ini merupakan fenomena yang biasa terjadi, mengingat bumi, bulan, dan planet-planet lain di tata surya ini semuanya memiliki periode revolusinya masing-masing. Sehingga wajar saja jika suatu waktu kita dapat melihat dua benda langit mencapai posisi yang saling berdekatan. Jika posisinya tepat satu garis lurus (misal matahari, bulan, dan bumi) maka konjungsi antara matahari dan bulan disebut sebagai gerhana matahari. 🌚🌝

Meskipun pada puncaknya pukul 22:13 WIB bulan dan Jupiter sudah terbenam, tetapi di awal malam kita masih bisa melihat pasangan ini berdekatan di langit sebelah barat mulai matahari tenggelam (18.00 WIB) sampai pukul 21.00 WIB sebelum mereka juga ikut terbenam. Jarak keduanya sekitar 4 derajat busur di kubah langit.

Selain Jupiter dan bulan, sebuah bintang terang Spica (bintang paling terang di rasi Virgo) juga akan menemani mereka berdua. Berjarak 4.5 derajat busur dari Jupiter. 💫

So, selamat menikmati fenomena tersebut di awal malam ini ya 😀

Sumber: Stellarium 0.14.3

Skema Konjungsi Bulan dan Jupiter


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *